Tips arus kas untuk toko online: merencanakan penarikan dana
Ketahui kapan dana QRIS dan USDT bisa ditarik, hemat biaya penarikan, dan hindari kesalahan kecil yang membuat penarikan tertunda.
Terbit 10 Oktober 2026 Diperbarui 15 Oktober 2026 2 menit baca
Menerima pembayaran baru setengah pekerjaan. Setengahnya lagi adalah memindahkan uangnya ke rekening bank atau wallet Anda saat dibutuhkan. Sedikit perencanaan bisa menghemat biaya dan menghindari kejutan.

1. Ketahui kapan dana tersedia
Dana QRIS masuk dalam batch settlement sepanjang hari, pukul 10:30, 14:30, 18:30, dan 22:30 WIB. Setiap batch mencakup pembayaran beberapa jam sebelumnya, dan pembayaran mulai pukul 19:00 tersedia pukul 10:30 keesokan harinya. Jam tepatnya ada di Pusat Bantuan.
Dana USDT tersedia begitu pembayaran lunas.
Di dashboard, uang yang masih menunggu batch-nya ditampilkan sebagai menunggu settlement, terpisah dari yang bisa ditarik sekarang.
2. Tarik lebih jarang, dengan nominal lebih besar
Setiap penarikan punya biaya tetap, berapa pun nominalnya. Sepuluh penarikan kecil berarti sepuluh kali biaya; satu penarikan besar hanya sekali. Banyak toko menarik dana sekali sehari setelah batch terakhir, atau beberapa kali seminggu.
Biaya dan batas penarikan Anda sendiri tertera di halaman penarikan.
3. Nominal besar: gunakan Partial withdraw
Satu penarikan QRIS punya batas maksimum. Di atas batas itu, pilih Partial withdraw: PAYWISE membaginya menjadi beberapa penarikan untuk Anda, dengan biaya untuk masing-masing.
4. Cek rekening sebelum mengirim
Tekan Cek rekening sebelum mengajukan penarikan ke bank. Fitur ini menampilkan nama pemilik rekening dari bank, jadi salah ketik nomor rekening tidak membuang waktu Anda. Untuk USDT, pastikan alamat wallet adalah alamat BEP20.
5. Jaga kode penarikan Anda
Setiap penarikan butuh kode yang dikirim ke email Anda. Jaga keamanan akun email Anda: kode ini melindungi uang Anda walaupun seseorang mendapatkan password dashboard Anda.
6. Hanya orang yang tepat yang bisa menarik dana
Hanya Pemilik dan anggota tim dengan peran Keuangan yang bisa mengajukan penarikan. Berikan peran lain untuk Developer dan Pengamat. Lihat peran tim.
7. Jika penarikan gagal
Penyebab paling umum adalah nomor rekening salah, rekening tidak aktif, atau alamat wallet salah. Penarikan yang gagal atau ditolak selalu kembali ke dana tersedia, jadi Anda bisa memperbaiki datanya lalu mencoba lagi.
Otomatiskan
Jika sistem Anda perlu menarik dana sendiri, gunakan POST /api/v1/withdrawals dengan live key dan header Idempotency-Key, lalu dengarkan webhook withdrawal.*.
Baca selengkapnya di penjelasan settlement dan penarikan dan penarikan bank otomatis.

